Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2026
Memahami Hakikat Thibbun Nabawi Secara etimologis, Thibbun Nabawi berasal dari dua kata: thibb yang berarti pengobatan atau ilmu kedokteran, dan Nabawi yang berarti kenabian. Istilah ini merujuk pada metode pengobatan yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadis, serta merupakan tuntunan dari Nabi Muhammad SAW dalam menjaga kesehatan fisik dan spiritual. Ulama besar seperti Ibnul Qayyim al-Jauziyyah, yang menulis kitab monumental Zaad al-Ma'ad , menjadi tokoh penting yang mengkodifikasi dan menjelaskan secara rinci tentang Thibbun Nabawi dalam karyanya. Thibbun Nabawi memiliki karakteristik yang unik. Ulama membaginya menjadi tiga jenis utama: (1) pengobatan menggunakan obat alami ( natural ), (2) pengobatan dengan obat ilahiah seperti ruqyah dan doa, serta (3) pengobatan yang menggabungkan kedua unsur tersebut. Esensinya terletak pada keyakinan bahwa kesembuhan mutlak datang dari Allah SWT, dan bahan alami hanyalah perantara yang Dia ciptakan sebagai rahmat bagi hamba-Nya...
    Pemeliharaan Kesehatan dalam Perspektif Kenabian  Menurut Ibnu Qayyim al-Jauziyah   Wahyu Dewanto   Definisi dan Tujuan Pemeliharaan Kesehatan      Ibnu Qayyim al-Jauziyah (1292–1350 M/691–751 H) dalam Zaad al-Ma'ad mendefinisikan thibb (pengobatan) sebagai ilmu yang bertujuan untuk memahami kondisi tubuh manusia dari aspek kesehatan, baik untuk memelihara kesehatan ( hifzh al-sihhah ) maupun memulihkannya ketika sakit. Dua tujuan utama pengobatan ini—preservasi dan restorasi kesehatan—dijelaskan secara cermat sesuai dengan ajaran Islam yang termaktub dalam Al-Qur'an dan hadis.      Pemeliharaan kesehatan dalam perspektif ini memiliki karakteristik yang membedakannya dari konsep kesehatan konvensional, yaitu: Integrasi dimensi fisik dan spiritual : Kesehatan dipandang sebagai kesatuan yang tidak terpisahkan antara jasmani, jiwa, dan iman. Pendekatan preventif sebagai prioritas utama : Pencegahan penyak...
   Hasad (Dengki) dalam Perspektif Pengobatan Islam Definisi, Dampak Patologis, dan Protokol Terapi Dengki bukan sekadar masalah moral atau etika keagamaan. Dalam literatur thibbun nabawi (pengobatan kenabian), hasad dikategorikan sebagai penyakit kardiospiritual yang berdampak sistemik—merusak keseimbangan psikosomatik, produktivitas profesional, hingga harmoni sosial. Artikel ini menyajikan ulasan komprehensif bagi para profesional yang ingin memahami, mencegah, dan mengobati penyakit hati tersebut berdasarkan sumber-sumber otoritatif Islam. Ketika Hati Menjadi Ladang Api Dalam lingkungan profesional yang kompetitif, munculnya rasa tidak nyaman terhadap keberhasilan rekan kerja atau mitra bisnis sering kali dianggap lumrah. Namun, dalam pengobatan Islam, ada batas tegas antara ghibtah (aspirasi positif) dan hasad (dengki destruktif). Rasulullah ﷺ bersabda: “Janganlah kalian saling hasad, janganlah kalian saling membenci, dan janganlah kalian saling membelak...
  Jasa Konversi Skripsi, Tesis, Disertasi Jadi Buku Ber-ISBN – Khusus Dosen & Guru  Butuh ubah skripsi/tesis/disertasi jadi buku ber-ISBN untuk kenaikan pangkat? Pringsemi Prima Media melayani dosen Indonesia Timur. Proses online, cepat, ISBN resmi. Hubungi 0813 9203 9177. Apakah Anda seorang dosen atau guru yang memiliki tumpukan karya ilmiah (skripsi, tesis, disertasi) yang hanya mengendap di perpustakaan? Ubah sekarang menjadi buku ber-ISBN yang dapat dibaca, dikutip, dan menambah angka kredit Anda. Mengapa perlu jasa konversi karya ilmiah menjadi buku? Meningkatkan sitasi dan dampak akademik – Buku ber-ISBN lebih mudah ditemukan dan dirujuk. Memenuhi kebutuhan kenaikan pangkat – Karya dalam bentuk buku (ber-ISBN) memiliki bobot poin lebih tinggi dibanding sekadar laporan penelitian. Menghemat waktu – Anda tidak perlu belajar layout, desain sampul, atau urusan ISBN. Tim profesional yang akan bekerja. Apa yang Anda dapatkan di Pringsemi Prima Media? Konversi n...