Pemeliharaan Kesehatan dalam Perspektif Kenabian Menurut Ibnu Qayyim al-Jauziyah Wahyu Dewanto Definisi dan Tujuan Pemeliharaan Kesehatan Ibnu Qayyim al-Jauziyah (1292–1350 M/691–751 H) dalam Zaad al-Ma'ad mendefinisikan thibb (pengobatan) sebagai ilmu yang bertujuan untuk memahami kondisi tubuh manusia dari aspek kesehatan, baik untuk memelihara kesehatan ( hifzh al-sihhah ) maupun memulihkannya ketika sakit. Dua tujuan utama pengobatan ini—preservasi dan restorasi kesehatan—dijelaskan secara cermat sesuai dengan ajaran Islam yang termaktub dalam Al-Qur'an dan hadis. Pemeliharaan kesehatan dalam perspektif ini memiliki karakteristik yang membedakannya dari konsep kesehatan konvensional, yaitu: Integrasi dimensi fisik dan spiritual : Kesehatan dipandang sebagai kesatuan yang tidak terpisahkan antara jasmani, jiwa, dan iman. Pendekatan preventif sebagai prioritas utama : Pencegahan penyak...
Hasad (Dengki) dalam Perspektif Pengobatan Islam Definisi, Dampak Patologis, dan Protokol Terapi Dengki bukan sekadar masalah moral atau etika keagamaan. Dalam literatur thibbun nabawi (pengobatan kenabian), hasad dikategorikan sebagai penyakit kardiospiritual yang berdampak sistemik—merusak keseimbangan psikosomatik, produktivitas profesional, hingga harmoni sosial. Artikel ini menyajikan ulasan komprehensif bagi para profesional yang ingin memahami, mencegah, dan mengobati penyakit hati tersebut berdasarkan sumber-sumber otoritatif Islam. Ketika Hati Menjadi Ladang Api Dalam lingkungan profesional yang kompetitif, munculnya rasa tidak nyaman terhadap keberhasilan rekan kerja atau mitra bisnis sering kali dianggap lumrah. Namun, dalam pengobatan Islam, ada batas tegas antara ghibtah (aspirasi positif) dan hasad (dengki destruktif). Rasulullah ﷺ bersabda: “Janganlah kalian saling hasad, janganlah kalian saling membenci, dan janganlah kalian saling membelak...